Kamis, 30 Agustus 2018

INGIN MODIFIKASI MOTOR KLASIK? KENALI DULU JENISNYA!


Seperti yang kamu ketahui, di Indonesia banyak banget jenis kendaraan bermotor. Mulai dari motor matic, motor bebek, moge, hingga motor klasik. Yap, motor klasik saat ini mulai banyak diminati lagi, lho! Tampilannya yang memiliki nilai seni dan berbeda saat dijalan emang menjadi faktor kenapa motor klasik mulai digemari lagi. Nah, kalau kamu salah satunya yang tertarik dengan motor klasik dan ingin memodifikasi, kamu harus ketahui dulu dong jenis-jenis modifikasi motor klasik. Yuk!
1.      Café Racer
Salah satu jenis modifikasi motor klasik yang cukup dikenal di Indonesia. Jenis modifikasi ini ternyata berasal dari negara Inggris, dan pertama kali muncul pada saat perang dunia 1! Wow! Nah, ciri khas dari jenis modifikasi ini adalah stang jepit, single seat, dan headlamp yang bulat.
2.      Scrambler
Scrambler ini merupakan jenis modifikasi motor klasik yang mirip-mirip sama café racer. Hanya saja bedanya, jenis scrambler ini memiliki stang yang tinggi, dan jok belakangnya tanpa dilengkapi body belakang.
3.      Bobber
Jenis modifikasi motor klasik ini identik dengan jok yang tingginya hampir mendekati ban dan velg. Selain itu Bobber ini juga rata-rata menggunakan ban yang besar dan posisi kaki yang kedepan seperti sedang menaiki Harley Davidson.
4.      Brat Style
Brat Style merupakan modifikasi motor klasik yang berasal dari Jepang. Arti nama Brat Style sendiri adalah ‘Anak Nakal’. Nah, bentuk dari Brat Style sendiri mirip dengan Scramble, hanya saja Brat Style memiliki ciri khas joknya yang panjang. Hmm, kenapa namanya “Anak Nakal”, ya?
5.      Jap Style
Salah satu modifikasi motor yang juga berasal dari Jepang, kelihatan lah ya dari namanya. Kalau modifikasi-modifikasi sebelumnya macam-macam bentuknya. Kalau Jap Style sendiri lebih mengutamakan kenyamanan pengendaranya. Bisa dilihat dari bentuk stangnya yang tinggi, yang membuat posisi duduk menjadi tegak dan enak untuk dikendarai kemanapun!
6.      Chopper
Jenis modifikasi motor klasik ini diaplikasikan di motor salah satu orang penting di Indonesia, lho. Hayo siapa? Yup, Bapak Presiden Jokowi memiliki motor custom dengan modifikasi jenis ini. Kalau kamu pernah lihat diberita-berita, bisa kamu perhatikan kalau bentuk modifikasi Chopper mirip sama modifikasi Bobber. Yang identik dari Chopper adalah bentuk stangnya yang cukup panjang.
7.      Street Cub

Street Cub kalau dilihat-lihat memiliki bentuk yang mirip sama Honda C70. Street Cub berasal dari kata Street yang artinya jalan, dan Cub adalah sebutan bagi motor bebek yang mesinnya kecil. Nah, bagian uniknya Street Cub ini memiliki stang yang lurus dan bagian belakang yang dipotong.

Kamis, 23 Agustus 2018

Jarang Ganti Oli Motor? Siap-Siap Kena Masalah Ini!


Ketika menggunakan motor, hal sederhana yang jarang sekali dilakukan adalah merawatnya. Yup, merawat motor kadang terbengkalai dilakukan oleh pemilik motor. Padahal, dengan merawat motor, tentunya bisa menjaga performa motor agar tetap memiliki prima yang baik.
Salah satu yang sering banget dilupakan keberadaannya yang penting adalah oli motor. Tau gak bikers, kalau kamu malas ganti oli motor akan banyak problem yang terjadi pada motor kamu. Tentunya kamu ga menginginkan ini kan? Dibawah ini akan dijelaskan problem  apa  yang akan terjadi jika kamu malas ganti oli.
1.      Tidak Nyaman
Pernah gak kamu merasakan kalau motor kamu udah ga nyaman banget dipakainya? Misalnya seperti motor kamu akan terasa getaran pada bagian mesin. Kalau motor kamu jarang diganti olinya, tentu saja kamu akan merasakan masalah ini. Oli berfungsi sebagai pelumas mesin, kalau cairan penting tersebut jarang diganti dan volumenya semakin berkurang. Tentunya mesin membutuhkan kerja keras dan akan menimbulkan gesekan yang semakin kuat.
2.      Overheating
Fungsi oli bagi motor selain sebagai pelumas, adalah sebagai pendingin mesin. Seperti yang dijelaskan diatas, kalau kamu jarang mengganti oli motor, mesin akan menimbulkan gesekan yang semakin kuat. Nah kalau sudah begini, mesin akan menjadi panas atau overheating, dan hal ini bisa membuat komponen yang ada pada mesin dapat rusak. Misalnya, kepala silinder yang berfungsi sebagai tempat pembakaran akan melengkung.
3.      Pendeknya Usia Mesin
Ini juga nih bisa saja terjadi jika kamu tidak rutin mengganti oli motor. Oli memiliki andil yang cukup besar untuk keawetan mesin, lho. Oli memiliki fungsi untuk melindungi mesin. Kalau kamu malas mengganti oli, dan membiarkan oli menjadi kotor dan berkurang, tentunya mesin motor kamu akan rusak, dan kamu perlu merogoh kocek yang lebih dalam lagi. Ga mau, kan, bikers?
4.      Motor Mati
Gara-gara lalai mengganti oli motor, motor tiba-tiba mati dijalan. Tentu ga mau kan? Nah, kalau kamu ga mau ini terjadi, kamu perlu mengganti oli motor kamu. Kalau kamu malas ganti oli motor kamu, siap-siap saja motor kamu mati dan tidak bisa digunakan, malah ga bisa didorong sedikitpun!
5.      Turun Mesin

Wah ini salah satu masalah yang cukup vital kalau kamu tidak rajin mengganti oli. Turun Mesin. Turun mesin ini dapat terjadi karena mesin yang sudah rusak akibat oli tak diganti telah menjalar ke komponen yang lain. Kalau motor kamu ingin seperti semula, kamu harus melakukan turun mesin. Psst, turun mesin ini menghabiskan uang yang sangat banyak, lho. Hayo mau ganti oli motor secara rutin atau turun mesin?

Selasa, 14 Agustus 2018

Awas! Modifikasi Ini Melanggar Hukum, Lho!


Kelengkapan motor sudah oke, kok motor masih ditilang dengan alasan modifikasi? Emang salah? Nah, pertanyaan ini pasti sering banget dilontarkan bagi kamu yang sedang ditilang polisi hanya karena modifikasi motor padahal sudah pakai helm, motor dan surat-surat juga sudah lengkap semua. Bikers, mungkin kamu belum mengetahui ada beberapa modifikasi yang ternyata masuk kategori melanggar hukum, lho! Dan mungkin saja, tanpa disadari kamu telah melanggar hukum dengan melakukan modifikasi seperti dibawah ini.
1.      Ganti Knalpot Dengan Suara Bising
Mengganti knalpot dengan suara yang bising, selain menjadi polusi suara juga bisa menyebabkan kamu terkena tilangan. Suara bising ini dinilai mengganggu orang lain. Jadi ga salah deh kalau kamu ditilang karena hal ini!
2.      Suara Klakson
Nah, kasus ini juga sama nih sama suara knalpot yang bising. Alasannya juga sama kok, karena bisa mengganggu orang lain. Hayo, bikers masih pengen bikin motor jadi bising gak?
3.      Rekayasa Dimensi Motor
Dimensi motor itu apa sih? Pada  surat-surat kelengkapan motor seperti STNK atau BPKB terdapat dimensi motor resmi dari pabrik. Dimensi motor ini termasuk panjang, lebar, dan volume motor. Kalau kamu merekayasa atau mengubah dimensi motor kamu, tentu akan berbeda dengan dokumen tersebut. Dan, ini merupakan suatu bentuk pelanggaran!
4.      Ubah Warna Motor
Memang memiliki motor dengan warna yang itu itu aja bikin bosan! Untuk mengatasi kebosanan ini dilakukan dengan salah satunya mengubah warna motor asli kamu. Bikers, kalau kamu misalnya mempunyai motor berwarna putih dan diubah menjadi warna hitam, siap-siap ditilang polisi, ya!
5.      Ubah Plat Motor
Mengubah plat nomor yang dimaksud adalah dengan mengubah bentuk, ukuran, bahan, warna, cara pemasangan, serta menghilangkan cap kepolisian. Kalau kamu berencana untuk mengubah plat nomor, sebaiknya kamu urungkan karena ini termasuk melanggar hukum, lho.
6.      Ubah Kapasitas Mesin
Mengubah kapasitas mesin menjadi lebih besar artinya menaikkan performa motor itu sendiri. Eits, tapi ternyata ini dilarang, lho! Jadi, kamu jangan coba-coba untuk mengubah kapasitas mesin kamu ya, atau kamu akan ditilang oleh polisi!
7.      Mengganti Lampu
Mengganti lampu dengan daya pancar yang lebih tinggi is a big no ya, Bikers! Jika kamu menggunakan lampu dengan daya pancar tinggi akan berbahaya banget untuk pengendara lainnya, karena akan menyebabkan pengendara lain kesilauan dan akibatnya bisa cukup fatal, kecelakaan!
8.      Alat Keselamatan & Ban
Lampu utama, sein, rem, kaca spion, dan alat pemantul cahaya. Alat-alat ini termasuk kedalam alat keselamatan, kalau kamu menghilangkan alat-alat tersebut keselamatan kamu juga bisa saja hilang sebelum ditilang oleh polisi!
Selain itu, kamu juga harus menggunakan ban yang layak, karena kalau ban kamu sudah tidak layak pakai bisa membahayakan kamu dan orang lain!
9.      Mengubah Rangka Motor

Bikers,jika kamu mengubah rangka motor kamu dengan gaya modifikasi tertentu supaya terlihat lebih unik, kamu akan kena tilang oleh polisi, lho. Karena,di rangka ada nomor seri yang jadi syarat utama administrasi.

Senin, 06 Agustus 2018

Mengenal Standar Keamanan Helm, Yuk!


Kamu berencana untuk membeli helm? Sebelum beli, apa kamu sudah mengetahui standar keamanan helm? Nah, kalau kamu masih bingung dengan standar keamanan helm, yuk cari tahu dibawah ini!
Helm itu banyak jenisnya dan banyak mereknya. Kalau kamu pengguna kendaraan bermotor, penting banget nih untuk punya helm. Selain untuk keamanan diri, juga agar tidak ketilang polisi di jalan. Tetapi, sebelum kamu membeli helm, kamu harus mengetahui terlebih dahulu standar keamanan helm tersebut.
Di Indonesia sendiri ada beberapa standar keamanan helm yang diterapkan, lho! Apa aja sih?
1.      SNI
SNI atau Standar Nasional Indonesia. Standar keamanan helm yang satu ini pasti udah sering kamu dengar. SNI ini merupakan sertifikasi standar di Indonesia yang dikeluarkan oleh Badan Standarisasi Nasional (BSN). Kalau kamu lihat helm dengan logo SNI di jalan, berarti helm itu udah memenuhi standar keamanan helm ya, bikers!
2.      DOT
Department of Transportation (DOT) merupakan sertifikasi standar keamanan yang dikeluarkan oleh badan sertifikasi transportasi dari Amerika. Helm yang telah memiliki standar DOT berarti telah melalui proses panjang uji produk yang dikeluarkan oleh NHTSA (National Highway Traffic Safety Association). Meskipun dari Amerika, penggunaan helm dengan standar keamanan DOT ini telah diakui oleh pemerintah Indonesia. Namun, kamu harus pastikan helm DOT yang akan kamu beli original, ya!
3.      SNELL
Pasti sebagian besar dari kamu belum mengenal standar keamanan helm ini. SNELL emang tidak seterkenal SNI dan DOT, tetapi SNELL ini ternyata merupakan standar keamanan helm tertinggi bahkan melebihi standar DOT, lho. Sertifikasi standar keamanan SNELL dikeluarkan oleh The Snell Memoriam Foundation sebuah lembaga independen yang berfokus pada standar keamanan kendaraan bermotor.

Nah, kamu sudah tahu kan standar keamanan helm yang ada di Indonesia ini, pastikan kamu teliti dalam membelinya, dan jangan lupa beli yang original untuk keselamatan kamu sendiri!

Senin, 30 Juli 2018

Memperindah Motor dengan Water Transfer Printing


Water Transfer Printing (WTP) adalah proses dekorasi yang dapat mencetak pada objek rumit. Water Transfer Printing juga dikenal dengan Water Immersion Printing, Hydro Dipping, dan Hydro Imaging. WTP biasanya diaplikasikan pada bodi motor atau spare part motor untuk memperindah tampilan.
Melakukan Water Transfer Printing ternyata cukup mudah, lho. Jika kamu ingin memperindah tampilan motor dengan teknik ini. Simak terus ya!
Sebelum melakukan WTP kamu harus menyiapkan alat-alat yang diperlukan, seperti
-          Water Film/Pattern
-          Air & wadahnya (wadah harus lebih besar dari objek yang akan dicelupkan)
-          Cat Semprot Diton Premium Clear 9128.
Cara Water Transfer Painting.
1.      Siapkan air biasa di wadah yang lebih besar dari objek yang akan dicelupkan.
2.      Letakkan water film/ pattern pada permukaan air diamkan selama beberapa detik.
3.      Semprotkan Diton Premium Clear 9128. Diton Premium Clear 9128 ini berfungsi sebagai activator.
4.      Setelah gambar terlihat telah menyatu dengan air atau mengembang, celupkan objek ke dalam water film yang berada di dalam wadah tersebut.
5.      Setelah menempel , bilas objek secara perlahan dan tunggu hingga kering.
6.      Semprotkan lagi Diton Premium Clear 9128 untuk hasil yang mengkilap dan maksimal.

Mengapa menggunakan cat semprot Diton Premium Clear 9128? Karena cat semprot ini telah merangkap sebagai activator, sehingga kamu tidak perlu lagi membeli berbagai varian cat semprot lain untuk melakukan teknik Water Transfer Printing. So, lebih hemat kan?

Kamis, 19 Juli 2018

Ban Tubeless & Ban Tube Type, Apa Bedanya?

Penjualan motor di Indonesia terus meningkat, hal ini bisa terlihat dari banyaknya pengendara motor di jalanan. Beberapa orang yang memiliki motor, masih awam dengan hal-hal yang menyangkut motornya sendiri, terutama komponen yang ada pada motor.
Ban merupakan salah satu komponen penting dalam kendaraan roda dua, tanpa adanya ban maka sepeda motor merek apapun, buatan terbaik pun tidak akan bisa jalan. Ban motor sendiri memiliki dua jenis yang berbeda, yaitu Ban Tubeless & Ban Tube Type (Ban Biasa) yang seperti kalian ketahui.
Nah, kalau kalian masih bingung dan belum mengetahui sebenarnya apa sih bedanya Ban Tubeless & Ban Tube Type, simak penjelasan berikut.
1.      Material
Secara umum, ban terbuat dari bahan karet fiber. Bahan karet dipilih karena dapat menyerap getaran sekecil apapun. Grip karet juga cukup baik untuk mencengkram permukaan jalan.
Pada Ban Tubeless, terdapat lapisan fluid sealant pada bagian dalam. Lapisan ini berfungsi merapatkan permukaan ban, sehingga Ban Tubeless tidak memiliki ban dalam. Sementara pada Ban Biasa, menggunakan lapisan ban yang disebut inner tube atau ban dalam.
2.      Karakter
Ban Tubeless memiliki karakter yang lebih agresif. Mungkin dari luar, ban ini terlihat sama saja dengan Ban Biasa, namun Ban Tubeless memiliki struktur yang lebih kuat dan kokoh. Ban ini sering digunakan pada motor touring dengan medan yang beragam. Sementara, Ban Tube Type dikenal dengan kemampuannya meredam getaran dijalan yang cukup baik. Sehingga, rasa halus akan terasa pada motor yang menggunakan ban motor ini untuk sehari-hari.
3.      Ketahanan
Ban Tubeless memiliki lapisan yang lebih kaya lapisan sealant cairnya sehingga bisa menahan udara agar tidak bocor. Saat terjadi tusukan benda tajam, Ban Tubeless akan bertahan karena lapisan sealant akan merapatkan area disekitar paku. Sedangkan pada Ban Biasa, ketika terjadi tusukan benda tajam, akan langsung kempes atau bocor karena tidak memiliki lapisan sealant tersebut. Dari hal ini bisa terlihat bahwa Ban Tubeless memiliki ketahanan yang lebih baik.
4.      Harga
Dengan lebih banyak keunggulan, tentu harga Ban Tubeless memiliki harga yang lebih mahal daripada Ban Biasa. Pada Ban Tubeless, akan sangat jarang melakukan penggantian ban.

Dalam pemilihan ban motor tentu ada kelebihan dan kekurangan, sesuaikan dengan kebutuhan kamu ya, bikers!

Minggu, 15 Juli 2018

Perhatikan 5 Hal Ini Sebelum Membeli Motor Bekas!

Membeli motor bekas itu merupakan hal yang cukup riskan. Resiko ditipu, mendapatkan harga yang tak  layak, atau bahkan terkecoh dengan legalitas yang tidak jelas adalah faktor pentingnya memperhatikan lebih teliti sebelum memutuskan untuk membeli motor bekas. Nah, dibawah ini ada tips-tips yang bisa kamu tiru sebelum membeli motor bekas.
1.      Ketahui Motor & Harga Pasarnya.
Sebelum kamu memutuskan untuk membeli motor, lebih baik kamu tentukan terlebih dahulu motor apa yang ini kamu beli. Setelah kamu mengetahuinya, cari tau mengenai harga pasar motor tersebut. Karena, setiap tipe motor memiliki harga yang berbeda-beda dan tergantung kondisinya. Selain itu, pengecekan harga pasaran ini sangat diperlukan agar kita tidak mudah ditipu dengan harga yang dipatok penjual.
2.      Pilihlah Penjual Yang Benar
Memilih penjual yang benar juga merupakan hal yang paling penting, lho! Pilihlah penjual atau dealer yang memiliki reputasi yang baik dan terpercaya. Biasanya penjual atau dealer yang bonafit memiliki proses panjang dalam penjualan. Karena motor, bahkan motor bekas sekalipun bukanlah barang yang murah, jadi, kamu harus teliti dalam memilih, ya!
3.      Periksa Kelengkapan Surat
Dalam membeli motor bekas, hal ini tidak boleh terlupakan! Surat-surat motor seperti BPKB dan STNK harus kamu lakukan pengecekan dengan teliti. Kenapa? Hal ini dilakukan guna mengetahui kejelasan pemilik tangan pertama, sehingga kita bisa memastikan bahwa motor yang akan kita beli bukan motor bodong atau motor curian.
4.      Periksa Kondisi Bodi Motor
Tergolong rumit namun harus dilakukan. Periksalah terlebih dahulu kondisi bodi motor bekas yang akan kamu beli. Pastikan bodi motor tidak memiliki goresan, tidak penyok, dan tidak retak. Tanyakan suku cadanya, apakah masih asli atau tidak. Jika sudah ada yang diganti, pastikan suku cadang tersebut memiliki kualitas bagus/
5.      Cek Kondisi Oli dan Speedometer
Lakukan pengecekan kondisi Oli pada motor bekas. Apakah oli tersebut berlebih atau tidak? Karena oli yang berlebih dapat membuat suara mesin menjadi lebih halus, sehingga dapat membunyikan suara asli motor yang mungkin berbunyi kasar atau berisik. Kemudian, jangan lupakan pengecekan terhadap speedometer. Pastikan speedometer tidak memiliki retak atau bekas pembongkaran. Lihat berapa jumlah KM yang telah ditempuh.
6.      Hidupkan Mesin dan Test Ride!

Nyalakan mesin dengan bantuan gas. Setelah gas menyala jangan segera gas kencang-kencang. Lepaskan tangan dari motor, dan lihatlah apakah motor bisa tetap menyala pada putaran mesin rendah atau tanpa digas. Atau, kamu juga bisa minta test ride kepada penjual agar kamu bisa merasakan akselarasi motor.